Notice: Undefined property: System::$pageID in /home/chicdb11/public_html/cni-system/system.php on line 1167

Dampak Buruk Terlalu Lama Menahan BAK (Buang Air Kecil)

By Admin | Thursday, 1 November 2015 | 11851 views

 

 

Buang air kecil merupakan proses alami tubuh manusia unuk mengeluarkan sisa metabolisme melalui air, urine terdiri dari bahan terlarut berupa sisa metabolisme di tubuh seperti urea, garam terlarut dan bahan organik lainnya yang tidak diperlukan oleh tubuh. Namun hal ini sering diabaikan oleh sebagian orang, yaitu kebiasaan menahan buang air kecil bahkan hingga berjam-jam. Banyak yang tidak menyadari bahwa menahan buang airkecil dapat mengakibatkan penyakit serius.

Dinding kandung kemih memiliki reseptor yang mengukur berapa banyak kandung kemih mampu untuk menampung urin yang masuk . Ketika kandung kemih kita hampir penuh, reseptor ini akan mengirim sinyal ke otak untuk memberitahu kita bila telah tiba waktunya untuk ke kamar mandi. 

Dalam situasi yang normal, otak akan mengirim sinyal ke kandung kemih untuk menutup erat sampai waktu yang tepat tiba(ketika ditoilet). Kebanyakan orang dewasa memiliki kontrol, dan bisa menahan buang air kecil selama diperlukan. Hanya saja bila berlebihan akan menimbulkan penyakit akibat menahan kencing ini bisa saja terjadi.

Ketika seseorang menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan melakukan mekanisme seperti halnya melar atau pun meregang, hal ini tentunya akan mengakibatkan pompa di kandung kemih tidak bisa berfungsi dengan baik saat buang air kecil. Sehingga tak jarang banyak orang yang baru selesai buang air kecil, tak lama kemudian akan timbul kembali rasa ingin pipis.

Inilah beberapa penyakit yang mengancan apabila sering menahan buang air kecil:

  1. Infeksi Ginjal

Urine yang akan dikeluarkan oleh tubuh harus melewati ginjal terlebih dahulu, apabila urine sudah penuh tetapi tidak segera dikeluarkan bahkan selama berjam-jam kerja ginjal daat terganggu, karena urine juga mengandung kuman yang harus dikelarkan oleh tubuh.

 

  1. Infeksi Saluran Kencing (ISK)

Selain bisa berdampak kurang baik dan kurang sehat pada ginjal, kebiasaan menahan kencing juga bisa mempengaruhi saluran kencing itu sendiri. Saat urin akan melewati saluran kemih maka saluran yang di laluinya akan berurutan sebagaimana posisi dari atas ke bawah, ginjal, ureter, vesika urinaria (kantung kemih) dan uretra. Menahan kencing memicu timbulnya bakteri-bakteri yang sebenarnya dikeluarkan namun tertahan dan akhirnya dapat menyebar kebagian organ lain, bahkan jika dibiarkan sampai jangka waktu lama dapat memicu penyakit sepsis, yaitu timbulnya bakteri  yang menyebar melalui peredaran darah sehingga bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh. Tanda-tanda dan gejala apabila terjadi infeksi saluran kemih memiliki gejala tertentu yaitu terjadinya nyeri di sekitar perut bagian bawah,  serta muncul rasa perih saat buang air kecil, dan frekuensi buang air kecil juga menjadi lebih sering namun dengan volume urin yang dikeluarkan lebih sedikit. Nah sebaiknya jika sudah memiliki gejala seperti ini, segera sajalah periksakan diri anda ke dokter.

  1. Gagal Ginjal

Dalam jangka panjang kebiasaan menahan buang air kecil dapat mengakibatkan gagal ginjal karena

  1. Batu Ginjal

Dalam urine mengandung zat-zat serti yang telah dijelaskan diatas seperti garam, zat urea dan mineral lain, yang apabila tidak segera dikeluarkan dapat mengendap dan menggumpal. Hal ini merupakan efek jangka panjang dari kebiasaan menahan buag air kecil

Supaya terhindar dari penyakit-penyakit diatas, sebaiknya hindari kebiasaan untuk menahan buang air kecil, apalagi hingga berjam-jam. Minum air putih yang cukup, jaga kebersihan organ, dan gunakan air bersih untuk membasuh organ, karena air yang kotor juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing.