Select Language    

Program

Penanganan Penyakit Menular Seksual dan HIV/AIDS

Pekerja seks komersial (PSK) beresiko tinggi mengidap penyakit menular seksual(PMS), seperti gonorhea, sipilis, dll. Mereka juga beresiko dalam menularkan atau menyebarkan HIV/AIDS. CD Bethesda fokus pada pencegahan dan penyembuhan dengan obat bagi PSK. Selama sepuluh tahun terakhir, CD Bethesda telah menyediakan pelayanan intensif untuk PSK yang tinggal di Pantai Bolong, Parangtritis, Yogyakarta. Setiap bulan staf dan voluntir memeriksa kesehatan mereka dan melakukan skrining PMS, papsmear, dan konseling. Bagi mereka yang menderita PMS, staf CD Bethesda merujukkan ke RS Bethesda, dimana para PSK menerima pengobatan lanjutan dan dimonitor oleh dokter sampai mereka sembuh total.

Sebagai upaya tambahan dalam pelayanan kesehatan, CD Bethesda juga melakukan kampanye dan mendorong para PSK untuk meminta para pelanggannya untuk memakai kondom dan melakukan seks sehat. CD Bethesda mendistribusikan kondom untuk para PSK untuk tujuan ini. Program Kampanye Pencegahan PMS dan HIV AIDS

Pembagian kondom dilakukan tidak hanya untuk mencegah penyebaran PMS tetapi juga untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS, karena meratanya HIV/AIDS cenderung me-ningkat setiap tahunnya. Sejak tahun 2000, program pencegahan dan kesadaran akan HIV/AIDS oleh CD Bethesda bertujuan untuk mendidik masyarakat level bawah atau ra-kyat biasa , yang kurang akan pengetahuan dan informasi tentang penyakit adalah alasan kunci menyebarnya penyakit ini. Supaya efektif mencapai segmen populasi masyarakat level bawah , CD Bethesda mengorganisir jaringan masyarakat lintas sektor  publik untuk membentuk kelompok yang diberi nama motivator HIV/AIDS. Motivator ini meliputi pelajar, anggota kelompok gereja, pejabat penting di desa,kader kesehatan dan PSK. Tujuannya untuk mendidik anggota masing – masing kelompok mengenai HIV/AIDS sehingga mereka dapat menularkan pengetahuan untuk komunitas mereka, gereja dan sekolah. Diskusi publik tentang AIDS dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan membantu mengurangi stigma social yang kasar yang melekat.  Melalui usaha ini kita berharap dapat mendorong masyarakat untuk tampil jika mereka memiliki gejala dan menginspirasi rasa tanggung jawab personal untuk menyetop penyebaran HIV/AIDS.

Pada tahun 2005, CD Bethesda memutuskan untuk mulai membantu program pasien  HIV/AIDS, karena tingginya penyakit ini di Indonesia, meliputi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Di samping PSK, remaja dan orang muda juga beresiko terinfeksi virus yang mematikan ini, karena penggunaan obat suntik sudah semakin menjadi tren. 70% pasien HIV/AIDS pengguna obat. Meskipun demikian, CD Bethesda juga memfokuskan usahanya dengan kampanye anti narkoba untuk remaja dan komunitas pada umumnya.

Berita Terbaru
 
Selasa, 02 Juni 2009, 01:16 WIB
Viewed : 123391 times
Training HAM untuk Kesehatan: Pencerahan bagi Rakyat

Masyarakat awam tidak pernah tahu bahwa memiliki hidup sehat adalah bagian dari hak asasi manusia. Masyarakat juga belum pernah diberitahu bahwa mengusahakan pelayanan kesehatan dan menjamin kehidupan sehat adalah kewajiban

More...
Jumat, 29 Mei 2009, 00:44 WIB
Viewed : 129224 times
P2M, Air Bersih dan Gizi Buruk masih menjadi isu strategis di NTT

Pertemuan Regional organisasi rakyat (ORA) mitra CD Bethesda wilayah NTT berlangsung 14-16 September 2008 bertempat di Kota Waingapu, diikuti 200 peserta utusan ORA dari 4 area CD Bethesda: Alor, Flores, Timor Barat

More...
indeks berita